:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1414924/original/075662900_1479900179-607242134.jpg)
Seperti kebanyakan pemuda Amerika Serikat (AS), Christian Pulisic tergila-gila dengan NBA dan basket. Akan tetapi, nasib justru membawa Pulisic menjadi pemain sepak bola, olahraga lain yang juga dia gemari.
Pulisic menyukai sepak bola karena pengaruh kedua orang tuanya yang bermain pada tingkat universitas. Ayahnya, Mark Pulisic, merupakan pemain sepak bola indoor profesional pada dekade 1990an.
Di AS, sepak bola bukanlah olahraga nomor satu sehingga tidak banyak pemuda yang memainkannya. Kondisi tersebut membuat Pulisic kesulitan mencari teman bermain sepak bola.
Alhasil, Pulisic menggeluti basket pada masa kecilnya di Philadelphia, AS. Pulisic mengaku biasa menghabiskan waktu bermain basket bersama teman-temannya.
"Saya biasa bermain basket dengan teman-teman setiap pulang sekolah karena mereka semua tidak suka bermain sepak bola. Sejujurnya, saya masih mencintai basket hingga saat ini," ungkap Pulisic ketika ditanyai ESPN.
"Banyak orang meragukan kemampuan saya dalam bermain basket. Namun pada kenyataanya saya bisa melompat tinggi dan melakukan dunk," lanjut Christian Pulisic.
Rupanya Pulisic tidak sekadar bermain basket untuk senang-senang. Pria berdarah Kroasia tersebut sempat mempertimbangkan untuk menjadi pebasket profesional ketika masih sekolah.
"Ketika masih di sekolah menengah, saya sempat mengikuti kejuaraan bola basket. Saat itu saya bermain sebagai point guard karena menjadi orang terkecil dalam tim," tutur Pulisic.
Lebih lanjut, Pulisic menyebut nama LeBron James sebagai pemain basket idolanya. Namun, untuk tim basket, Pulisic mengaku sebagai penggemar Philadelphia 76ers.
https://www.liputan6.com/bola/read/3862970/menengok-gaya-santai-di-luar-lapangan-christian-pulisic-penyerang-baru-chelsea
No comments:
Post a Comment