Pages

Tuesday, December 4, 2018

Komentar Donald Trump Batasi Kenaikan Harga Minyak

Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak mampu menguat pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Kenaikan harga minyak ini terjadi di tengah adanya kekhawatiran pelemahan permintaan akibat masih berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Mengutip Reuters, Rabu (5/12/2018), harga minyak mentah AS ditutup naik 30 sen menjadi USD 53,25 per barel, setelah melewati sesi perdagangan yang volatil dan sempat menyentuh level USD 54,55 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah Brent naik 39 sen menjadi USD 62,08 per barel, setelah sebelumnya menyentuh sesi tinggi di USD 63,58 per barel.

Kekhawatiran perang dagang masih menyelimuti harga minyak. Perang dagang akan menganggu pertumbuhan ekonomi global sehingga permintaan akan minyak mentah sebagai sumber energi juga bakal tertanggu.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump menjelaskan bahwa ia akan kembali menetapkan tarif kepada China jika kedua pihak tidak dapat menyelesaikan perbedaan pandangan mereka.

Komentar itu langsung meredam antusiasme pasar dan aksi jual besar terlihat di seluruh sektor. penurunan yang sangat jelas terlihat di pasar saham yang melemah lebih dari 3 persen.

Sedangkan untuk harga minyak masih bisa mengantongi keuntungan meskipun tidak sebesar seperti yang dicatatkan di awal perdagangan.

Jika melihat ke belakang, harga minyak telah mundur bersama aset lainnya dalam beberapa pekan terakhir, didorong oleh kekhawatiran tentang perdagangan dan pertumbuhan ekonomi.

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3799454/komentar-donald-trump-batasi-kenaikan-harga-minyak

No comments:

Post a Comment